Menuju Madrasah Berkinerja Unggul, MAN Pangkep Jalani Monitoring TPG dan Beban Kerja Guru

Pangkep – Tim Monitoring Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Beban Kerja Guru dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di MAN Pangkep, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan administrasi TPG serta pemenuhan beban kerja guru berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Monitoring berlangsung di ruang pertemuan MAN Pangkep dan dihadiri oleh tim monitoring Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala MAN Pangkep, wakil kepala madrasah, operator, serta sejumlah guru. Tim melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen, di antaranya data beban kerja guru, jadwal mengajar, administrasi pembelajaran, serta dokumen pendukung pencairan TPG. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan untuk memastikan bahwa pelaksanaan TPG dan beban kerja guru di madrasah telah memenuhi standar, akurat, transparan, dan sesuai regulasi

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan untuk memastikan bahwa pelaksanaan TPG dan beban kerja guru di madrasah telah memenuhi standar, akurat, transparan, dan sesuai regulasi.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Monitoring Kanwil Kemenag Sulsel yang di pimpin oleh H.Mursyidin menyampaikan harapannya agar seluruh madrasah terus meningkatkan ketertiban administrasi, memperbarui data secara berkala, serta memastikan setiap guru memenuhi ketentuan beban kerja sesuai peraturan yang berlaku. Selain itu, monitoring diharapkan menjadi sarana pembinaan sehingga kualitas layanan pendidikan di madrasah semakin meningkat.

Sementara itu, Kepala MAN Pangkep H. Abdul hafid  menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh tim monitoring Kanwil Sulsel. Ia berharap hasil monitoring ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi, profesionalisme guru, serta memastikan pelaksanaan TPG dan beban kerja guru berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai regulasi.

Melalui kegiatan monitoring ini, MAN Pangkep berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola administrasi yang akuntabel sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan demi terwujudnya madrasah yang unggul, profesional, dan berintegritas.

Guru MAN Pangkep Harumkan Nama Madrasah, Mohammad Ikram Jadi Pembicara Temu Pendidik Nusantara XIII

Pangkep – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar MAN Pangkep. Guru Sejarah MAN Pangkep, Mohammad Ikram, dipercaya menjadi salah satu pembicara pada Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Pangkep yang diselenggarakan oleh Guru Belajar Foundation bersama Komunitas Guru Belajar Nusantara Kabupaten Pangkep. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di SMKN 1 Pangkep dan dihadiri ratusan pendidik dari berbagai jenjang pendidikan.

Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN Pangkep karena tidak semua guru mendapatkan kesempatan untuk berbagi praktik baik dalam forum pendidikan bergengsi yang mempertemukan para pendidik inspiratif dari berbagai daerah.

Keberhasilan Mohammad Ikram menjadi pembicara pada Temu Pendidik Nusantara XIII tidak diraih secara instan. Ia berhasil lolos setelah naskah praktik baik pembelajaran yang ditulisnya melewati proses seleksi ketat oleh tim kurator pusat Guru Belajar Foundation, bersaing dengan ribuan karya guru dari berbagai daerah di Indonesia. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pembelajaran yang lahir dari ruang kelas MAN Pangkep memiliki kualitas, relevansi, dan daya inspirasi hingga layak dipresentasikan pada forum pendidikan bergengsi tingkat nasional.

Pada Kelas Pendidik 04, Mohammad Ikram membawakan materi bertajuk “Dari Gua Purba ke Ruang Kelas: Menghidupkan Pembelajaran Sejarah Melalui Warisan Budaya Sumpang Bita.” Melalui praktik baik tersebut, ia mengangkat pemanfaatan Situs Prasejarah Sumpang Bita sebagai sumber belajar sejarah berbasis Project Based Learning (PjBL). Pendekatan ini mengajak peserta didik belajar langsung dari warisan budaya di lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah serta kearifan lokal.

Bagi Mohammad Ikram, menjadi pembicara di Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah untuk menyebarkan semangat perubahan dalam dunia pendidikan.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Menjadi pembicara di Temu Pendidik Nusantara adalah ruang untuk saling belajar dan saling menginspirasi. Saya percaya bahwa setiap guru memiliki praktik baik yang layak dibagikan. Semoga pengalaman saya memanfaatkan Warisan Budaya Sumpang Bita sebagai media pembelajaran dapat menginspirasi guru lain untuk mengangkat potensi lokal di daerahnya masing-masing, serta berharap pratek baik pembelajaran ini bisa tembus ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada bulan November membawa nama MAN Pangkep ” tutur Mohammad Ikram.

Ia berharap semakin banyak guru yang berani keluar dari zona nyaman, terus berinovasi, dan menjadikan lingkungan sekitar sebagai laboratorium pembelajaran.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di ruang kelas. Jangan pernah takut mencoba, karena setiap inovasi yang dilakukan dengan ketulusan akan memberikan dampak bagi masa depan peserta didik. Mari terus belajar, berkarya, dan berbagi demi pendidikan Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala MAN Pangkep H. Abdul Hafid, yang menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih salah satu gurunya.

“Atas nama keluarga besar MAN Pangkep, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Mohammad Ikram atas kepercayaannya sebagai pembicara pada Temu Pendidik Nusantara XIII. Ini merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus bukti bahwa guru MAN Pangkep memiliki kompetensi, dedikasi, dan inovasi yang diakui di forum pendidikan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, aktif berbagi praktik baik, dan mengharumkan nama madrasah di tingkat regional maupun nasional,” ujar Kepala MAN Pangkep.

Menurutnya, keberhasilan Mohammad Ikram tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika MAN Pangkep untuk terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Keikutsertaan Mohammad Ikram sebagai pembicara di Temu Pendidik Nusantara XIII sekaligus menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran yang lahir dari madrasah mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan. Dengan mengangkat kekayaan budaya lokal sebagai sumber belajar, MAN Pangkep terus membuktikan komitmennya dalam melahirkan pendidik yang profesional, inspiratif, dan siap menjadi agen perubahan bagi pendidikan Indonesia.

Menyemai Mimpi di Gerbang Madrasah: MAN Pangkep Gelar MATAMUDA, Awali Perjalanan Generasi Religius dan Berkarakter

PANGKEP – Suasana Aula H. Mohammad Natsir MAN Pangkajene Kepulauan tampak penuh warna dan harapan pada Senin (13/7/2026). Ratusan peserta didik baru resmi mengawali langkah pendidikan mereka melalui kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026, mengusung tema “Mewujudkan Murid Baru yang Religius, Moderat, Cerdas, dan Berkarakter”. Lebih dari sekadar pengenalan lingkungan sekolah, MATAMUDA menjadi momen penting untuk menanamkan nilai keislaman, moderasi beragama, kedisiplinan, serta semangat belajar sejak hari pertama.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep H. Ramli Rasyid, Kepala MAN Pangkep H. Abdul Hafid, para guru, tenaga kependidikan, pengurus organisasi siswa, serta seluruh peserta didik baru.

Langkah Awal Membangun Masa Depan

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Pangkep H. Ramli Rasyid menyampaikan bahwa memasuki madrasah adalah pintu gerbang menuju masa depan yang gemilang. Ia menekankan keberhasilan tidak hanya bergantung pada kecerdasan, melainkan juga akhlak dan integritas.

“Jadikan setiap kesempatan belajar sebagai investasi masa depan. Jangan takut bermimpi besar, karena madrasah ini tempat lahirnya generasi hebat yang membawa perubahan bagi bangsa dan agama. Kalian akan dibimbing menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan moderat dalam beragama,” ujarnya.

Ia pun memuji penyelenggaraan MATAMUDA yang dikemas secara edukatif, ramah anak, bebas perundungan, dan berfokus pada pembentukan karakter.

Siap Kembangkan Potensi Secara Utuh

Sementara itu, Kepala MAN Pangkep H. Abdul Hafid menyambut hangat kehadiran seluruh siswa baru sebagai bagian dari keluarga besar madrasah. Ia mengajak peserta memanfaatkan momen ini untuk mengenal budaya sekolah, sekaligus menyiapkan diri menjadi pribadi yang disiplin dan bermanfaat.

“Jangan hanya menjadi siswa yang pintar, tetapi jadilah siswa yang berakhlak mulia dan peduli lingkungan. MAN Pangkep berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi kalian untuk berkembang, baik di bidang akademik, organisasi, olahraga, seni, hingga kepedulian alam,” tegasnya.

Rasa senang dan bangga juga terpancar dari para peserta. Salah satu siswa baru mengaku memilih MAN Pangkep karena prestasi dan lingkungan belajar yang kondusif, serta merasa gugupnya perlahan hilang berkat sambutan hangat guru dan kakak kelas.

Selama empat hari ke depan, peserta akan dibekali materi pengenalan tata tertib, kurikulum, moderasi beragama, literasi digital, wawasan kebangsaan, serta berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler.

Melalui MATAMUDA ini, MAN Pangkep berharap mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tangguh dalam karakter dan siap menyumbangkan manfaat bagi masyarakat luas. (iko)

Ekspedisi Pulau Laiya, Wadah Belajar Cinta Alam SISPALA STUPA MAN Pangkep

Pulau laiya – Hamparan pasir putih, deburan ombak yang tenang, dan semilir angin di Pulau Laiya menjadi saksi semangat kebersamaan anggota Siswa Pecinta Alam (SISPALA) STUPA MAN Pangkep dalam kegiatan Ekspedisi Pulau yang berlangsung meriah pada 11–12 Juli 2026.

Mengusung tema “Menyatu dengan Alam, Menginspirasi Kehidupan”, perjalanan ini bukan sekadar petualangan menikmati keindahan gugusan Kepulauan Pangkajene. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata untuk menanamkan nilai ekoteologi: memahami dan menjaga alam sebagai amanah ilahi yang harus dipelihara bersama.

Belajar Langsung dari Alam

Selama dua hari di lokasi, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang padat dan bermakna: mulai orientasi kawasan, pengenalan ekosistem pesisir, penjelajahan pulau, diskusi konservasi, hingga aksi nyata bersih pantai. Semua aktivitas dirancang melatih kemandirian, jiwa kepemimpinan, serta memperkuat solidaritas antaranggota.

Pembina SISPALA STUPA MAN Pangkep, Mohammad Ikram, menyampaikan bahwa alam adalah ruang belajar terbaik yang tak tergantikan.


“Di sini kalian belajar kerja sama, kesabaran, disiplin, dan rasa syukur atas nikmat ciptaan-Nya. Pecinta alam bukan hanya pandai menikmati keindahan, tapi punya tanggung jawab moral untuk menjaganya. Saya harap kalian menjadi pelopor lingkungan, baik di madrasah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen MAN Pangkep mengembangkan program pelestarian lingkungan, agar siswa tidak hanya berpetualang, tapi tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap bumi.

Lebih dari Sekadar Ekspedisi

Ketua Umum SISPALA STUPA MAN Pangkep, Jusri, mengaku bersyukur seluruh rangkaian berjalan lancar dan penuh kehangatan.


“Alhamdulillah, ekspedisi ini mempererat kekeluargaan dan menumbuhkan kesadaran: menjaga alam adalah menjaga masa depan. Semoga kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan, menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berani beraksi nyata melestarikan lingkungan,” tegasnya.

Pengalaman di Pulau Laiya membuktikan pendidikan tak hanya terjadi di dalam kelas. Di sana, peserta menemukan pelajaran hidup tentang tanggung jawab, gotong royong, dan rasa syukur yang tak tertulis di buku pelajaran.

Melalui langkah kecil ini, SISPALA STUPA MAN Pangkep berharap dapat menyebarkan inspirasi luas: merawat alam adalah wujud nyata iman dan cinta terhadap sesama makhluk (iko)

Meski diguyur hujan deras, pembukaan PORSERA MAN Pangkep 2024 berjalan dengan meriah

Ma’rang (Humas Pangkep), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, H. Muhammad Nur Halik menghadiri dan membuka acara Pembukaan PORSERA (Pekan Olahraga, Seni, Religi Antar kelas) tahun 2024 MAN Pangkep. Senin, 09/12/2024.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Plt. Kasubbag TU Kemenag Pangkep Ince Nuhung, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Ahmad Tahir, Pengawas Madrasah, Ketua Komite beserta Bendahara Komite, Kepala MTsN Ma’rang serta para guru dan tenaga kependidikan MAN Pangkep.

Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa nantinya ada sebanyak 35 macam lomba yang akan dipertandingkan pada PORSERA ini. Dan ada satu macam lomba yang menarik yang diperlombakan nantinya yaitu cabang olahraga tradisional Petanque.

Diharapkan melalui Porseni ini, dapat melahirkan bibit-bibit unggul di berbagai bidang, baik olahraga, seni, maupun keagamaan. Selain itu, Porseni ini juga menjadi wadah bagi para siswa untuk menjalin persahabatan dan meningkatkan rasa persaudaraan.

Ditempat yang sama dalam arahannya, Kakan Kemenag Nur Halik menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilaksanakan ini. Dari tahun ke tahun saya selalu menghadiri acara pembukaan porseni di MAN Pangkep ini.Melalui kegiatan ini, Nur Halik berharap agar para panitia utamanya kepada wasit agar senantiasa mentaati janji wasit yang telah diucapkan. Laksanakanlah tugas dan tanggungjawab sebagai wasit dengan jujur dan amanah agar dapat menghasilkan yang terbaik bagi kita semua.

Nur Halik juga berharap PORSERA ini dapat menjadi ajang yang positif bagi para siswa untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Kemudian Nur Halik menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para dewan guru MAN Pangkep karena para dewan guru ini adalah orang-orang yang mempunyai dedikasi yang bisa memberikan pertanggungjawaban ilmu kepada siswa/siswi MAN Pangkep ini.

Terkhusus Nur Halik juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua siswa yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk menimba ilmu di MAN Pangkep ini.

Pembukaan PORSERA yang digelar di halaman MAN Pangkep ini berjalan dengan meriah meski diwarnai dengan guyuran hujan yang cukup deras. Semangat para peserta terlihat jelas dari wajah-wajah mereka yang penuh keceriaan dan antusiasme. Mereka sangat antusias untuk mengikuti berbagai lomba yang telah dipersiapkan. (AJL)

Siswa MAN Pangkep Juara II Badminton Putra Tingkat SMA/MA se-Sulselbar

Pangkep (Pers MAPAN) – Muhammad Rasya Mauldiansyah (XI Mia 2) dan Muhammad Nurul Tawaf (XI Mia 1) keluar sebagai juara II badminton putra Tingkat SMA/MA pada kejuaraan Liga Boarding Volume III diselenggarakan oleh Boarding Athirah Bukit Baruga yang dilaksanakan pada sabtu-ahad, 09-10 Desember 2023 dengan tema Show Your Skill With Sportivity and Solidarity.

“Suatu prestasi yang membanggakan telah ditorehkan oleh siswa MAN Pangkep, saya harap kedepannya semakin banyak prestasi yang bisa diukir bahkan sampai Tingkat nasional”. Ungkap H. Abdul Hafid selaku kepala MAN Pangkep

Awaluddin Natsir selaku Wakamad Kesiswaan melalui pesan WhatsApp mengungkapkan kebahagiaannya saat mendampingi siswa MAN Pangkep mengikuti perlombaan, apalagi berhasil naik podium kedua pada pertandingan bulutangkis.

Pasangan Rasya dan Tawaf sangat bersyukur atas raihan yang telah diraih karena mengingat persiapan dan Latihan yang mereka lakukan termasuk singkat,”kedepannya kami akan lebih giat lagi latihan” ungkap tawaf.

Penulis: Aidil

Membeludak ! Pengunjung Projek Kewirausahaan Kelas X MAN Pangkep

Ma’rang (Pers MAN Pangkep) – Aktualisasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (PPRA) dengan tema “Kewirausahaan” pada tingkatan kelas X dilaksanakan selama dua hari yang dimulai 01 November – 02 November 2023 di Lapangan MAN Pangkep.

Pada tema Kewirausahaan ini, peserta didik awalnya mempelajari materi kewirausahaan, kemudian identifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal terkait makanan kekinian dan terakhir melaksanakan aktualisasi secara serentak yang didampingi langsung oleh guru P5.

“Tema kewirausahaan dipilih karena kami menyadari betapa pentingnya memberikan pengetahuan secara teoritis dan praktikum kepada peserta didik untuk mempersiapkan knowledge and skill sebelum mereka mengarungi dunia kerja, apalagi sektor UMKM memiliki kontribusi besar pada perekonomian negara dan memiliki andil pada penyerapan tenaga kerja”. Tutur Risna selaku guru koordinator P5 dan PPRA

Peserta didik dibukakan stand setiap kelas untuk berjualan produk makanan kekinian selama dua hari, mereka diberikan kebebasan dalam mengkreasikan produknya, pengiklanan, dan strategi penjualan.

“Projek Kewirausahaan semoga bisa dipatenkan menjadi kegiatan tahunan siswa, kita membuat expo kewirausahaan yang lebih meriah dan menarik”. ungkap Abdul Hafid sebagai kepala madrasah

Penulis: Ftmzhra

Fotografher: Aminah

MAN Pangkep Red Cross Competition di rangkaian kan Harla dan pelantikan

Ma’rang (Humas MAN PANGKEP) – Red Cross Competition yang di selenggarakan oleh PMR unit 010 MAN Pangkep dimulai pada tanggal 6-8 Oktober 2023 bertempat di MAN Pangkep dengan mengusung tema Persaudaraan Sedarah Sejiwa di buka secara langsung oleh Wakil Bupati Pangkep Syahban sammana. Adapun kegiatan lomba diantaranya: Cerdas cermat kepalangmerahan, Video dokumenter, Drama Kemanusiaan, Kreasi masak, Volly buta, dan Karaoke.

Kegiatan ini diikuti oleh lima sekolah yang terdiri dari delapan puluh lima peserta. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pangkep mengapresiasi PMR MAN Pangkep yang melaksanakan kegiatan lomba dan silahturahmi PMR Kabupaten Pangkep, lanjut Syahban Sammana juga mengapresiasi PMI Pangkep yang terus menerus melahirkan relawan relawan kemanusiaan yang selalu aktif dalam tugas tugas kemanusiaan khususnya jika terjadi bencana.

Sementara itu, ketua PMI Pangkep Abd. Rahman Assegaf dalam sambutannya menyampaikan Terima kasih atas dukungan yang selalu di berikan pemerintahan Kabupaten Pangkep untuk kegiatan kegiatan kemanusiaan yang di laksanakan relawan PMI Pangkep, Saya berharap “kedepannya support dan dukungan pemerintah sangat di butuhkan untuk mengembangkan dan pembinaan relawan PMI baik PMR, KSR, dan pembina PMR.” Tambahnya.

Pada kegiatan pembukaan Red Cross Competition ini, juga di laksanakan pelantikan anggota baru PMR unit 010 MAN Pangkep, empat puluh tujuh siswa di lantik sebagai anggota baru PMR unit 010 MAN Pangkep yang di lakukan oleh ketua PMI Pangkep. Kegiatan ini pula dihadiri oleh Kakankemenag Pangkep, dalam sambutannya Nur Khalik memberikan apresiasi kepada pembina dan anggota pmr MAN Pangkep atas terlaksananya kegiatan ini.

Kepala MAN Pangkep hadir langsung pada kegiatan pembukaan mendampingi wakil bupati Pangkep, Kakankemenag Pangkep, Ketua PMI Pangkep, Kepala Markas PMI Pangkep, dan beberapa tamu undangan. “Ini adalah kegiatan harus berkelanjutan, tidak sampai disini saja karena kegiatan seperti selain melatih kerjasama anggota pmr, menjadi ajang silaturahmi, kegiatan seperti ini pula mampu memperkenalkan madrasah di masyarakat” ujar kepala MAN Pangkep.

Adapun sekolah yang keluar sebagai juara umum Red Cross Competition adalah SMAN 4 Pangkep, trophy juara umu diserahkan langsung oleh Kepala MAN Pangkep dan menutup acara pada hari minggu 8 oktober 2023 yang bertempat di Aula MAN Pangkep.

Penulis: Anis
Fotographer : Nezyah

Pramuka MAN Pangkajene Kepulauan Mengikuti Action Part 4 di Gowa

Gowa (Pers MAN Pangkep) – Pangkalan MAN Pangkep mengikuti pembukaan action part 4 yang bertempat di lapangan upacara SMAN 10 Gowa (Jumat 29 September 2023).

Kegiatan diikuti oleh delapan pangkalan penggalang dan tujuh pangkalan penegak. Dari pangkalan MAN Pangkep menurunkan delapan putra dan delapan putri pada kegiatan ini serta sembilan orang tim work yang didampingi oleh Akbar, S.Ag dan Risna S.Pd.,M.Pd. Kontingen MAN Pangkep tiba di lokasi untuk loading pada hari kamis 28 september 2023 pukul 20.00 Wita.

Action part 4 berlangsung selama tiga hari dimulai 29 september 2023 – 1 oktober 2023 dengan pemusatan kegiatan di SMAN 10 Gowa.

Adapun beberapa jenis lomba yang diikuti oleh MAN Pangkep diantaranya: Lkbb, Pionering, Scout Intelegensi, Reels Video, Musik Bambu, dan Best Supporter.

“Selamat sampai tujuan semoga sehat dan sukses semua, jaga kesehatan dan tetap semangat. Salam hormatku buat siswa semoga tim mapan scout senantiasa dlm lindungan Allah SWT dan pulang membawa kemenangan”. Ujar kepala madrasah melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Baso

SAH Kiflan–Dwi memenangi pertarungan pemilos MAN Pangkep

MAN Pangkep (Humas) – terpilih Pemilihan ketua OSIM MAN Pangkajene Kepulauan periode 2023-2024 dilaksanakan pada hari selasa, 19 september 2023 di aula MAN Pangkajene Kepulauan yang dimulai pada pukul 10.00 Wita-selesai.

Kegiatan ini ditinjau secara langsung oleh Kepala Madrasah, Wakamad Kesiswaan, Wakamad Humas, dan pembina paskib MAN Pangkep.Sebanyak tujuh ratus sembilan satu orang menggunakan hak pilihnya yang terdiri dari siswa/siswi, guru, dan tenaga kependidikan MAN Pangkep.

Adapun total suara yang masuk tujuh ratus delapan puluh delapan dan tiga suara batal.Pemilihan ketua osim ini diikuti oleh dua pasangan calon yaitu; Nomor urut satu: S. Ahmad Kiflan Zein dan Dwi Apriani Salam, Nomor urut dua: Muh. Ishaq Azhari Yusuf dan Bahrul Ulum Burhan.

Setelah perhitungan suara rampung, keluarlah nomor urut satu dengan suara terbanyak tiga ratus sembilan puluh enam, unggul empat suara dari pesaingnya nomor urut dua dengan peroleh suara tiga ratus sembilan puluh

dua.

Selamat kepada nahkoda baru osim MAN Pangkep periode 2023-2024 semoga amanah dalam menjalankan tugasnya, ucapan ini bertebaran di media sosial instagram dan story whatsApp kepada pemenang.

Kiflan dan Dwi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya sebagai ketua dan wakil ketua osim pada kontestasi pemilihan osim tahun 2023.

Penulis: DR

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?